| Mega Tidak Dukung Pemakzulan Presiden |
|
|
|
| Ditulis oleh Alex | |
| Monday, 08 February 2010 18:24 | |
![]() "Terlalu pagi kita bicara pemaksulan presiden, karena PDIP belum berpikir sampai kesitu," kata anggota Fraksi PDIP DPR-RI Herman Herry di Kupang, Senin (8/2). Menurut dia, banyak partai politik yang menjadikan kasus century sebagai pintu masuk pemakzulan presiden, namun Megawati tidak setuju pemaksulan tersebut. Fokus PDIP dalam kasus century tersebut, katanya, yakni membuka tabir yang sejelas-jelas kepada masyarakat. "PDIP tidak akan mundur satu langkah pun untuk membuka tabir century tersebut," katanya. Kesimpulan awal PDIP, tambahnya, berdasarkan fakta dan data dari Pansus Century sudah dapat dijadikan bukti yang kuat bahwa telah terjadi pelanggaran hukum dalam kasus tersebut. Salah satu fakta yang terungkap yakni keputusan rapat KSSK yang mengambil keputusan membail out Bank Century, karena keputusan itu diambil dalam rapat yang digelar kurang lebih 12 jam. "Saya heran dalam waktu yang begitu singkat keputusan rapat KSSK putuskan bail out century," katanya. Sementara itu terkait isu reshuffle kabinet, Sekjen PDIP, Pramono Anung menegaskan PDIP sebagai oposisi tidak akan ikut campur ataupun ikut menanggapi isu tersebut. PDIP akan berkonsentrasi untuk konsolidasi partai. "Kita tidak memikirkan reshuffle, fokus kita konsolidasi partai untuk menghadapi momentum politik yang ada" ungkap pramono anung.indowarta |





